Sunday, October 8, 2017

Grand Opening Mini Market Berjamaah 212


Jakarta, 8 Oktober 2017---Assalamualaikum wr.wb. Pertama-tama saya ucapkan selamat untuk acara Grand Opening Mini Market Berjamaah 212 Mart di Jakarta Selatan. Ini adalah Gerai ke-28 di Indonesia, dan merupakan Gerai ke-3 di DKI Jakarta.

Setiap mendapat kabar dibukanya atau beroperasinya Mini Market Berjamaah 212 Mart diberbagai daerah saya tidak berhenti bersyukur mengucapkan Alhamdulilah, Alhamdulilah, Alhamdulilah.

Sejak dulu saya mendambakan ada tanda-tanda kebangkitan ekonomi umat Islam di Indonesia dan akhirnya tanda-tanda itu sekarang sudah mulai kelihatan. Allah memberi jalan kepada umatnya dengan cara yang tidak terduga.

Aksi Damai terbesar umat Islam yang pernah terjadi sepanjang sejarah dan bahkan diseluruh dunia yaitu aksi bela Islam 212 ternyata menjadi awal kesadaran bahwa umat sebesar ini selama ini terlena hanya menjadi konsumen. Potensi ekonomi umat sebesar ini selama ini terabaikan. Memang sudah ada inisiatif membangkitkan ekonomi umat Islam tetapi masih bergerak sendiri-sendiri. Padahal sinergi adalah kunci membangkitkan ekonomi umat.

Bicara kebangkitan ekonomi, umat Islam sesungguhnya adalah solusi dari berbagai persoalan ekonomi yang mendera Indonesia saat ini. Dan sebenarnya jika kita sejak lama mempraktikkan apa yang dilakukan Nabi Muhammad SAW saat di Madinah dalam membangkitkan ekonomi umat, mungkin umat Islam Indonesia sudah sejahtera semuanya.

Apa yang dilakukan Nabi di Madinah. Nabi melakukan sinergi dan integrasi potensi ummat Islam. Beliau integrasikan suku Aus dan Khazraj serta Muhajirin dan Anshar dalam bingkai ukhuwah yang kokoh untuk membangun kekuatan ekonomi umat. Muhajirin yang jatuh “miskin” karena hijrah dari Mekkah, mendapat bantuan yang signifikan dari kaum Anshar.

Kaum Muhajirin yang piawai dalam perdagangan bersatu (bersinergi) dengan kaum Anshar yang memiliki modal dan produktif dalam pertanian. Kaum Anshar yang sebelumnya merupakan produsen yang lemah menghadapi konglomerat Yahudi, kini mendapatkan hak yang wajar dan kehidupan yang lebih baik. Kerjasama ekonomi tersebut membuahkan hasil gemilang dalam peningkatan kesejahteraan ekonomi ummat. Akhirnya banyak kaum muslimin yang membayar zakat, berwaqaf dan berinfaq untuk kemajuan Islam.

Kebijakan ekonomi Nabi Muhammad Saw di Madinah juga terlihat dari upaya Nabi Saw membangun pasar yang dikuasai ummat Islam. (Sebelumnya pasar-psar dominan dikuasai kaum Yahudi), sehingga konsumen Muslim dapat berbelanja kepada pedagang muslim. Dampaknya, semakin tumbuhlah perekonomian kaum muslimin mengimbangi dominasi pedagang Yahudi.

Dan saya melihat apa yang dilakukan Koperasi Syariah 212 lewat pendirian Mini Market berjamaah 212 Mart ini seperti apa yang dilakukan Nabi besar Muhammad. Selama kita tetap teguh membingkai ukhuwah yang kokoh maka ekonomi umat ini tidak lama lagi akan benar-benar bangkit.

Saya dan kita harus menyakini bahwa membangun ekonomi umat dimulai dari membangun kemandirian. Dimulai dari kebutuhan sehari-hari. belanja di toko kita sendiri.

Yang saya sangat apresiasi dari 212 Mart adalah, bagi warung sekitar, 212 Mart adalah agen atau grosir produk yang mereka jual. Supaya tidak mematikan warung tetangga, beli kulakan dengan harga kulak dari 212Mart. Warung tetangga juga dapat menjadi investor di 212 Mart. Intinya, bersinergi!

Ke depan saya berharap barang-barang yang ada di 212 Mart mayoritas diisi oleh barang-barang yang juga diproduksi oleh umat. Sehingga tujuan besar kita yaitu dari umat dan untuk umat terwujud.

Yuk Investasi di 212 Mart minimal Rp. 500.000,- hubungi Bp Imron Halimy 0821 7613 7753.
Mari kita capai target 1 Kecamatan 1 Gerai 212 Mart di DKI Jakarta.
Wassalam